PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO


Selasa, 13 Januari 2026

Ini Manfaat Buat Bit Bagi Kesehatan Tubuh Anak

Ini Manfaat Buat Bit Bagi Kesehatan Tubuh Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Buah bit memberikan berbagai manfaat kesehatan karena mengandung nutrisi yang penting bagi pertumbuhan anak. 


Selain kerap dijadikan bahan pewarna makanan alami, buah bit juga diyakini dapat memberikan beragam manfaat kesehatan. Menariknya lagi, buah bit juga mengandung senyawa bioaktif betalains yang berperan sebagai antioksidan. 

Tingginya kadar nutrisi yang terkandung di dalamnya, membuat buah bit dianggap sebagai salah satu makanan sehat yang perlu dikonsumsi. 

Nah, mengonsumsi buah tersebut tidak hanya diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh orang dewasa, tetapi juga untuk anak-anak.

Lantas, apa saja manfaat buah bit bagi kesehatan tubuh anak? Yuk simak informasinya di sini!

Kandungan Nutrisi Buah Bit

Buah bit padat akan nutrisi penting yang mendukung fungsi tubuh secara optimal:

  • Vitamin & mineral: Kaya akan folat (vitamin B9), kalium, zat besi, dan vitamin C.
  • Serat: Tinggi serat, mendukung kesehatan pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah stabil.
  • Antioksidan: Mengandung antioksidan seperti betalain yang membantu melawan radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kronis.
  • Nitrat: Sumber alami nitrat, yang diubah menjadi nitrit oksida dalam tubuh, berperan penting dalam kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Manfaat Mengonsumsi Buah Bit untuk Anak

Berkat kandungan nutrisi yang terkandung di dalam buah bit, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh oleh anak, antara lain:

1. Menyehatkan pencernaan anak

Dilansir dari Healthline, satu cangkir bit mengandung setidaknya 3,4 gram serat. Kandungan tersebut menjadikan buah bit sebagai sumber serat yang baik.

Nah, serat memiliki fungsi penting dalam tubuh, yaitu meningkatkan kesehatan pencernaan dengan memudahkan BAB dan mencegah berbagai gangguan pencernaan. Misalnya seperti sembelit, penyakit radang usus, hingga divertikulitis.

2. Diyakini mampu meningkatkan fungsi otak anak

Merujuk pada sebuah penelitian yang berjudul Beet Root Juice: An Ergogenic Aid for Exercise and the Aging Brain nitrat, buah bit dikabarkan dapat meningkatkan fungsi otak. Hal ini berdasarkan dampak positif pda bit yang telah terbukti meningkatkan aliran darah ke lobus frontal otak. 

Nah, lobus frontal atau frontal lobe merupakan area yang terkait dengan pemikiran tingkat tinggi, seperti pengambilan keputusan dan memori kerja. 

Meski begitu, penelitian lebih mendalam tentunya masih diperlukan terkait manfaat buah berwarna ungu tersebut terhadap otak. 

3. Menurunkan risiko anemia

Anemia defisiensi zat besi merupakan gangguan kesehatan yang lebih rentan dialami oleh anak-anak jika dibandingkan dengan orang dewasa. Nah, gangguan tersebut perlu diwaspadai dan dicegah sedari dini.

Sebab, anemia defisiensi zat besi dapat menghambat tumbuh kembang, perkembangan fisik tubuh, hingga kecerdasan Si Kecil.

Nah, buah bit kaya akan kandungan zat besi, sehingga bila dikonsumsi secara rutin dengan dosis yang tepat, buah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko bayi terkena anemia. 

Perlu diingat bahwa zat besi memiliki peran yang penting pada pertumbuhan anak. Selain meningkatkan produksi darah, senyawa tersebut juga berfungsi untuk membantu perkembangan otak Si Kecil.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Salah satu manfaat dari mengonsumsi buah bit adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Hal ini lantaran kandungan antioksidan yang terkandung di dalam buah tersebut, tinggi. 

Nah, manfaat tersebut tentunya sangat penting bagi bayi. Sebab, sistem kekebalan tubuh yang dimiliki bayi masih belum berkembang dengan sempurna, sehingga mereka rentan terserang berbagai penyakit.

5. Mengandung nutrisi yang penting bagi pertumbuhan anak

Bit sangat tinggi akan kandungan folat, yaitu vitamin yang memainkan peran kunci dalam pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan jantung.

Selain itu, buah bit juga mengandung mangan dalam jumlah yang baik. Mangan sendiri merupakan mineral yang terlibat dalam pembentukan tulang, metabolisme nutrisi, hingga meningkatkan fungsi otak.

Nah, itulah penjelasan mengenai manfaat buah bit bagi kesehatan anak. Mulai dari mampu menyehatkan pencernaan anak, meningkatkan kesehatan otak anak, hingga mengandung nutrisi yang penting bagi pertumbuhan anak.

Jika ibu ingin menyajikan buah bit untuk Si Kecil, ibu bisa menyajikannya dalam bentuk potongan atau dibuat jus yang menyegarkan.

Memenuhi asupan nutrisi pada anak sangatlah penting untuk memastikan pertumbuhannya berjalan tanpa hambatan. 

Selain mengonsumsi bit atau buah lainnya, ibu juga dapat memberikannya vitamin atau suplemen, agar nutrisi yang dibutuhkan Si Kecil terpenuhi dengan baik.

Cara Mengonsumsi Buah Bit 

Terdapat beberapa cara konsumsi yang bisa kamu terapkan ketika ingin memakan buah bit:

  • Jus: Buah bit dapat diolah menjadi jus yang segar dan menyehatkan. Hindari menambahkan gula berlebihan.
  • Salad: Tambahkan potongan buah bit ke dalam salad untuk memberikan warna dan rasa yang unik.
  • Dipanggang atau dikukus: Buah bit dapat dipanggang atau dikukus sebagai hidangan sampingan yang lezat.
  • Daun bit: Daun bit juga dapat dimasak seperti bayam dan kaya akan nutrisi.


Sumber : halodoc.com

Senin, 12 Januari 2026

Anyang-Anyangan? Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Anyang-Anyangan? Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Senin, 12 Januari 2026

Jika tidak ditangani dengan baik, anyang-anyangan dapat menyebabkan berbagai komplikasi.


Anyang-anyangan adalah istilah umum untuk menggambarkan kondisi sering buang air kecil dengan sensasi tidak tuntas dan nyeri.

Secara medis, kondisi ini sering dikaitkan dengan infeksi saluran kemih (ISK), tetapi juga bisa disebabkan oleh iritasi atau peradangan pada saluran kemih.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ISK adalah salah satu masalah kesehatan umum yang memengaruhi jutaan orang setiap tahunnya.

Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat.

Penting untuk memahami gejala, penyebab, dan cara penanganan yang efektif.

Gejala Anyang-Anyangan yang Perlu Diketahui

Gejala anyang-anyangan dapat bervariasi, tetapi umumnya meliputi:

  • Sering buang air kecil (frekuensi meningkat).
  • Sensasi ingin buang air kecil terus-menerus (urgensi).
  • Nyeri atau perih saat buang air kecil (disuria).
  • Urine berwarna keruh atau berbau tidak sedap.
  • Nyeri pada perut bagian bawah atau panggul.

Pada beberapa kasus, anyang-anyangan juga dapat disertai dengan demam ringan dan menggigil.

Jika mengalami gejala-gejala ini, segera lakukan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Penyebab Umum Anyang-Anyangan

Beberapa penyebab umum anyang-anyangan meliputi:

  • Infeksi saluran kemih (ISK): Bakteri, seperti E. coli, masuk ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi.
  • Iritasi saluran kemih: Penggunaan produk kebersihan tertentu atau aktivitas seksual dapat menyebabkan iritasi.
  • Dehidrasi: Kurangnya asupan cairan dapat memicu iritasi pada saluran kemih.
  • Batu saluran kemih: Batu yang terbentuk di ginjal atau saluran kemih dapat menyebabkan nyeri dan gangguan buang air kecil.
  • Peradangan prostat (prostatitis): Pada pria, peradangan prostat dapat menyebabkan gejala mirip anyang-anyangan.

Menurut WHO, menjaga kebersihan diri dan minum air yang cukup dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih.

Cara Mengatasi Anyang-Anyangan di Rumah

Berikut adalah beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi anyang-anyangan di rumah:

  • Minum Air yang Cukup: Tingkatkan asupan cairan untuk membantu membersihkan bakteri dari saluran kemih. Usahakan minum minimal 8 gelas air sehari.
  • Hindari Minuman yang Mengiritasi: Kurangi konsumsi kopi, alkohol, dan minuman bersoda yang dapat memperburuk gejala.
  • Kompres Hangat: Letakkan kompres hangat pada perut bagian bawah untuk meredakan nyeri.
  • Konsumsi Cranberry: Jus cranberry atau suplemen cranberry dapat membantu mencegah bakteri menempel pada dinding saluran kemih.
  • Jaga Kebersihan: Bersihkan area genital dari depan ke belakang setelah buang air untuk mencegah bakteri masuk ke saluran kemih.

Jika gejala tidak membaik setelah beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter.

Anyang-Anyangan pada Anak

Anyang-anyangan pada anak adalah kondisi ketika Si Kecil merasa ingin buang air kecil terus-menerus, tetapi urine yang keluar hanya sedikit dan sering disertai rasa tidak nyaman.

Meskipun sering dianggap sepele, kondisi ini bisa menjadi tanda awal infeksi saluran kemih (ISK) atau iritasi kandung kemih yang perlu mendapat perhatian khusus.

Pada anak, anyang-anyangan juga bisa muncul karena kebiasaan menahan kencing terlalu lama, kurang minum, atau paparan iritan seperti sabun dengan kandungan pewangi yang kuat.

Selain itu, anak-anak yang sedang dalam proses toilet training lebih rentan mengalami anyang-anyangan karena mereka belum bisa sepenuhnya mengontrol keinginan buang air kecil.

Lingkungan yang kurang higienis, seperti toilet umum yang kotor, juga dapat meningkatkan risiko masuknya bakteri penyebab infeksi pada saluran kemih.

Penting bagi orang tua untuk mengenali gejala awal seperti demam ringan, bau urine yang lebih menyengat, atau keluhan nyeri saat kencing.

Jika anyang-anyangan pada anak tidak membaik dalam satu hingga dua hari, atau muncul gejala lain seperti demam tinggi, muntah, atau urine bercampur darah, orang tua sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Penanganan yang cepat dapat mencegah infeksi menyebar lebih jauh ke ginjal.

Selama di rumah, pastikan Si Kecil cukup minum air putih, menghindari minuman berpemanis, dan menjaga area genital tetap bersih serta kering untuk membantu meredakan keluhan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami kondisi berikut:

  • Demam tinggi atau menggigil.
  • Nyeri punggung atau pinggang yang parah.
  • Mual dan muntah.
  • Urine berdarah.
  • Gejala tidak membaik setelah beberapa hari perawatan di rumah.

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang sesuai, seperti antibiotik jika disebabkan oleh infeksi bakteri.

Diagnosis Anyang-Anyangan: Bagaimana Dokter Menentukannya?

Untuk mendiagnosis penyebab anyang-anyangan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

  • Anamnesis: Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, gejala yang dialami, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda infeksi atau masalah kesehatan lainnya.
  • Pemeriksaan Urin: Urinalisis dilakukan untuk mendeteksi adanya bakteri, sel darah putih, atau zat abnormal lainnya dalam urine.
  • Kultur Urin: Jika urinalisis menunjukkan adanya infeksi, kultur urin dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis bakteri penyebab infeksi dan menentukan antibiotik yang paling efektif.
  • Pemeriksaan Tambahan: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan tambahan seperti USG ginjal dan saluran kemih, sistoskopi, atau pemeriksaan lainnya untuk mencari penyebab anyang-anyangan yang lebih kompleks.

Pencegahan Anyang-Anyangan

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Minum air yang cukup setiap hari.
  • Jangan menahan buang air kecil terlalu lama.
  • Bersihkan area genital dari depan ke belakang setelah buang air.
  • Hindari penggunaan produk kebersihan yang mengandung bahan kimia iritan.
  • Buang air kecil setelah berhubungan seksual untuk membersihkan bakteri dari saluran kemih.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Anyang-Anyangan

Jika tidak ditangani dengan baik, anyang-anyangan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:

  • Infeksi ginjal: Infeksi saluran kemih yang tidak diobati dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kerusakan permanen.
  • Sepsis: Infeksi yang parah dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan menyebabkan sepsis, kondisi yang mengancam jiwa.
  • Penyempitan uretra: Peradangan kronis pada uretra dapat menyebabkan penyempitan, yang dapat mempersulit buang air kecil.
  • Infertilitas: Pada pria, prostatitis kronis dapat menyebabkan infertilitas.



Sumber : halodoc.com