PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO


Jumat, 06 Februari 2026

Manfaat Kencur untuk Kecantikan yang Sayang Dilewatkan

Manfaat Kencur untuk Kecantikan yang Sayang Dilewatkan

Jum'at, 06 Februari 2026

Kencur punya banyak manfaat untuk kecantikan, salah satunya untuk menyamarkan tanda penuaan di kulit.


Kencur adalah rempah-rempah asli dari kawasan Asia Selatan. Tanaman ini memiliki keterkaitan yang erat dengan jahe dan kunyit serta telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan tradisional Tiongkok selama berabad-abad. 

Sama halnya dengan jahe dan kunyit, kencur juga bisa dimakan segar atau dimasak. Rempah satu ini merupakan tambahan yang populer untuk banyak masakan China, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. 

Tak hanya untuk menambah cita rasa, kencur juga memiliki sejumlah manfaat terutama untuk kecantikan. Apa saja kira-kira? Simak informasi selengkapnya berikut ini!

Berbagai Manfaat Kencur untuk Kecantikan

Berikut ini berbagai manfaat kencur untuk kecantikan, antara lain:

1. Membantu menyamarkan tanda penuaan

Ekstrak kencur bisa bantu meningkatkan produksi asam hialuronat pada tubuh.

Senyata ini secara efektif bisa bantu mengurangi garis halus dan kerutan, mencerahkan kulit, serta menjaga elastisitas kulit. 

Selain itu, ada juga kandungan antioksidan dan vitamin C di dalam kencur.

Antioksidan secara efektif bantu menyamarkan tanda penuaan dini pada kulit. Sedangkan vitamin C akan memaksimalkan proses peremajaan kulit. 

2. Membantu mencerahkan kulit 

Ekstrak kencur juga memiliki kandungan Ethyl p-methoxycinnamic acid minimal 98 persen. 

Kandungan tersebut membuat kencur memberikan manfaat yang luar biasa pada kulit. Misalnya saja untuk pencerah kulit, serta melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV.

3. Membuat kulit lebih halus

Efek pro-sirkulasi dan antiradikal bebas membuat ekstrak kencur efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah. 

Sirkulasi darah yang lancar akan mendukung kesehatan kulit, sekaligus memastikan pasokan nutrisi dan oksigen di kulit terpenuhi.

Dengan begitu kulit akan lebih halus, bercahaya, serta terhindar dari kekusaman.

4. Membantu meredakan jerawat

Manfaat kencur untuk wanita yang pasti sangat dibutuhkan adalah membantu meredakan jerawat. Menurut Journal Medicinal Plant, kencur memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, tanpa menimbulkan efek samping.

Kamu bisa menggunakannya secara rutin, salah satunya sebagai masker wajah untuk meredakan jerawat.

Namun, pemilik kulit sensitif dan kasus jerawat yang cukup parah, tidak dianjurkan untuk menggunakan cara ini. Sebab, dikhawatirkan masker kunyit justru menimbulkan iritasi dan masalah lainnya pada kulit.

5. Mengontrol produksi minyak berlebih di wajah

Produksi minyak berlebih di wajah dapat menyumbat pori-pori, yang kemudian memicu jerawat serta komedo.

Selain itu, minyak berlebih di wajah juga bisa membuat kulit tampak kusam. 

Untuk mengatasinya, kamu bisa gunakan masker yang terbuat dari campuran beras dan kencur (masker beras kencur).

Kedua bahan alami ini kaya akan vitamin B1 dan E, yang efektif untuk menghilangkan kulit berminyak.

Manfaat Kencur untuk Kesehatan

Tak hanya untuk kecantikan, tanaman herbal dengan nama lain Kaempferia galanga ini juga bermanfaat bagi kesehatan.

Ini berkat kandungan serat, protein, fosfor, kalium, magnesium, zat besi, dan zinc di dalamnya. 

Berikut ini manfaat kencur untuk kesehatan: 

1. Membantu menurunkan tekanan darah

Kencur mengandung antioksidan dan kalium yang bersifat diuretik.

Kandungan tersebut bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, menjaga tekanan darah tetap stabil, sekaligus melancarkan peredaran darah dalam tubuh. 

2. Mengurangi stres 

Jika ingin tubuh tetap sehat, kamu perlu mengelola stres dengan baik. Nah, salah satu caranya bisa dengan mengonsumsi kencur.

Sebab kencur memiliki efek menenangkan bagi tubuh, yang pada akhirnya bisa membantu meredakan kecemasan dan stres. 

3. Membantu menangkal radikal bebas

Kencur dikenal dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, salah satunya flavonoid.

Senyawa yang satu ini bisa membantu tubuh dalam menangkal radikal bebas, terutama yang berasal dari polusi.

Tentunya hal ini bisa membantu menurunkan risiko peradangan, serta kerusakan sel dan organ-organ dalam tubuh. 

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kencur memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Sifat antioksidan ini juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Kandungan senyawa aktif pada kencur membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit, tak heran jika herbal yang satu ini sering dijadikan sebagai jamu untuk dikonsumsi. 

Kencur dan Jahe: Apakah Sama?

Apakah kencur itu jahe?

Meskipun seringkali disamakan, kencur dan jahe adalah dua tanaman yang berbeda, meskipun keduanya termasuk dalam keluarga yang sama, yaitu Zingiberaceae (suku jahe-jahean).

Artinya, mereka berkerabat dekat, tetapi memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda.

Berikut adalah perbedaan utama antara kencur dan jahe:

  • Nama Ilmiah: Kencur memiliki nama ilmiah Kaempferia galanga, sementara jahe adalah Zingiber officinale.
  • Rimpang: Rimpang kencur berukuran lebih kecil, berbentuk bulat, dengan aroma yang lebih tajam dan rasa sedikit herbal. Jahe memiliki rimpang yang lebih besar dan bergelombang dengan aroma hangat dan rasa pedas yang khas.
  • Penggunaan: Kencur sering digunakan dalam jamu tradisional seperti beras kencur dan masakan Indonesia tertentu. Jahe lebih umum digunakan dalam berbagai masakan, minuman, dan obat-obatan herbal.

Meskipun berbeda, baik kencur maupun jahe menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan dan dapat menjadi tambahan yang berharga untuk gaya hidup sehat.

Waspada Efek Samping Penggunaan Kencur Berlebihan

Kencur memang telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan tradisional Tiongkok selama berabad-abad. 

Penggunaan tanaman herbal ini dikatakan aman, bila kamu menggunakannya dalam batas wajar.

Artinya, konsumsi kencur yang berlebihan bisa memicu munculnya dampak pada kesehatan. 

Sebuah studi yang dilakukan pada hewan dan diterbitkan dalam Journal Molecules menyebutkan bahwa, penggunaan kencur yang berlebihan berdampak pada penurunan tingkat energi, penurunan nafsu makan, buang air kecil berlebihan, hingga diare. 

Akan tetapi, potensi efek sampingnya pada manusia masih belum banyak dipelajari. 

Jika kamu merasakan adanya gejala kesehatan, jangan tunda untuk melakukan pengobatan.



Sumber : halodoc.com

Kamis, 05 Februari 2026

Jukut Goreng: Kelezatan Kriuk Khas Sunda dan Tips Konsumsi Sehat

Jukut Goreng: Kelezatan Kriuk Khas Sunda dan Tips Konsumsi Sehat

Kamis, 5 Februari 2026

Jukut goreng adalah olahan selada air renyah yang lezat, namun konsumsinya harus dibatasi guna menjaga kesehatan jantung dan berat badan.


Pecinta makanan Sunda pasti sudah tidak asing dengan sensasi renyah dari jukut goreng. Kuliner berbahan dasar selada air ini tengah naik daun karena teksturnya yang “kriuk” dan rasanya yang gurih, menjadikannya teman setia bagi nasi hangat dan sambal pedas di berbagai warung nasi legendaris.

Meskipun terlihat sederhana, jukut goreng memiliki daya tarik tersendiri pada perpaduan aroma segar dan kelezatan bumbunya. Yuk, ketahui asal-usul, cara membuat versi rumahan yang renyah, hingga panduan mengonsumsinya secara bijak agar kesehatan jantungmu tetap terjaga.

Apa Itu Jukut Goreng?

Jukut goreng adalah kuliner khas Sunda yang sedang naik daun. Camilan ini terbuat dari selada air (watercress) yang dicuci bersih, diberi bumbu sederhana, dan digoreng dalam minyak panas hingga kering dan renyah (kriuk). Meskipun digoreng, jukut goreng yang baik tetap mempertahankan warna hijau yang cantik.

Asal Usul dan Keunikan Jukut Goreng

Lantas, dari mana asal usul jukut goreng? Ini penjelasannya:

  • Asal kata: Dalam bahasa Sunda, “jukut” berarti rumput atau sayur. Nama ini merujuk pada tampilan selada air yang menyerupai rumput kering setelah digoreng.
  • Bahan utama: Selada air (selada cai) yang tumbuh subur di perairan yang bersih. Kualitas air sangat mempengaruhi rasa dan tekstur jukut goreng.
  • Cita rasa: Renyah, gurih, dengan aroma segar khas selada air yang sedikit citrus. Kombinasi rasa ini yang membuat jukut goreng digemari.
  • Penyajian: Umumnya disajikan di warung nasi Sunda sebagai pendamping nasi hangat, sambal, ikan asin, dan lauk gorengan lainnya. Bahkan, beberapa tempat makan menyajikannya secara gratis (free refill) karena sangat populer.

Resep Jukut Goreng Sederhana di Rumah

Kamu bisa membuat jukut goreng sendiri di rumah dengan resep yang sangat mudah:

Bahan-bahan:

  • 1 ikat selada air, petik daunnya
  • Minyak goreng secukupnya
  • Kaldu ayam bubuk atau kaldu jamur secukupnya
  • Bawang putih bubuk secukupnya (opsional)
  • Garam secukupnya (opsional)

Cara membuat:

  1. Cuci bersih selada air. Rendam sebentar dalam air garam untuk menghilangkan kotoran dan mengurangi rasa pahit (opsional). Tiriskan hingga kering.
  2. Panaskan minyak goreng dengan api sedang.
  3. Goreng selada air sedikit demi sedikit hingga kering dan renyah. Angkat dan tiriskan minyaknya.
  4. Saat masih panas, taburi dengan kaldu bubuk, bawang putih bubuk, dan garam (jika digunakan). Aduk rata.
  5. Sajikan segera.

Variasi resep: Untuk variasi rasa, kamu bisa menambahkan sedikit kunyit bubuk pada selada air sebelum digoreng untuk memberikan warna kuning keemasan yang menarik.

Tips Membuat Jukut Goreng Lebih Sehat

Meskipun digoreng, ada beberapa cara untuk membuat jukut goreng lebih sehat:

  • Gunakan minyak yang tepat: Gunakan minyak goreng yang berkualitas baik dan memiliki titik asap tinggi, seperti minyak kelapa atau minyak kanola.
  • Tiriskan minyak dengan benar: Setelah digoreng, tiriskan jukut goreng di atas tisu dapur atau rak khusus untuk menghilangkan kelebihan minyak.
  • Jangan terlalu banyak bumbu: Hindari penggunaan kaldu bubuk atau garam berlebihan. Lebih baik gunakan rempah alami untuk menambah rasa.
  • Goreng dengan suhu yang tepat: Pastikan minyak benar-benar panas sebelum menggoreng untuk mencegah selada air menyerap terlalu banyak minyak.

Apabila kamu sedang memulai menerapkan pola makan sehat, optimalkan perjalanan sehatmu dengan program klinis yang diawasi langsung oleh dokter dan ahli gizi profesional. Yuk, coba Halofit sekarang dan mulai langkah sehatmu hari ini!

Batasan Konsumsi Jukut Goreng

Meskipun lezat, jukut goreng mengandung tinggi lemak karena proses deep-fry. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan berikut:

  • Peningkatan berat badan: Kalori dari minyak goreng dapat menyebabkan penambahan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.
  • Peningkatan kolesterol: Konsumsi makanan yang digoreng dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Risiko penyakit jantung: Lemak trans yang terbentuk selama proses penggorengan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Anjuran konsumsi: Konsumsi makanan yang digoreng sebaiknya dibatasi. Idealnya, tidak lebih dari 1-2 kali seminggu dengan porsi yang kecil.

Konsumsi lemak jenuh sebaiknya tidak lebih dari 10 persen total kalori harian. Batasi konsumsi makanan tinggi lemak untuk menjaga kesehatan jantung.

Alternatif Pengolahan Selada Air yang Lebih Sehat

Jika kamu ingin menikmati manfaat selada air tanpa risiko kesehatan dari proses penggorengan, berikut beberapa alternatif yang lebih sehat:

  • Tumis: Tumis selada air dengan sedikit minyak zaitun dan bawang putih. Tambahkan sayuran lain seperti wortel atau jamur untuk nutrisi tambahan.
  • Kukus: Kukus selada air selama beberapa menit hingga layu. Sajikan dengan saus kacang atau bumbu pecel.
  • Lalapan: Selada air segar sangat cocok dijadikan lalapan. Cuci bersih dan sajikan dengan sambal favorit kamu.
  • Jus: Campurkan selada air dengan buah-buahan lain untuk membuat jus yang segar dan menyehatkan.
  • Tambahkan ke Sup: Masukkan selada air ke dalam sup sayuran di akhir proses memasak untuk mempertahankan nutrisinya.

Kesimpulan

Jukut goreng adalah camilan khas Sunda yang lezat dan renyah. Namun, karena proses penggorengan, konsumsinya perlu dibatasi. Nikmati jukut goreng sebagai bagian dari pola makan seimbang dan kombinasikan dengan gaya hidup sehat.

Pertimbangkan alternatif pengolahan selada air yang lebih sehat untuk mendapatkan manfaat nutrisinya secara optimal. Jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai.



Sumber : halodoc.com