PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO

PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO


Sabtu, 21 Februari 2026

Catat, Ini Waktu Terbaik untuk Olahraga Jogging

Catat, Ini Waktu Terbaik untuk Olahraga Jogging

Sabtu, 21 Februari 2026

Baik pagi maupun sore hari sama-sama menjadi waktu terbaik untuk jogging.


Jogging adalah bentuk olahraga aerobik yang melibatkan lari dengan intensitas kecepatan sedang atau pelan untuk waktu yang lebih lama. Olahraga ini biasanya dilakukan di luar ruangan, seperti taman, lapangan, atau area terbuka lainnya. 

Tujuan dari jogging adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik, memperkuat otot-otot tubuh, serta meningkatkan daya tahan dan kesehatan jantung.

Kebanyakan orang beranggapan jogging paling baik dilakukan di pagi hari. Sebagian lainnya berpikiran kalau aktivitas fisik ini sebaiknya di sore hari.  Lantas, mana waktu terbaik sebenarnya?

Waktu Terbaik untuk Olahraga Jogging

Sebenarnya olahraga jogging bisa kamu lakukan pagi dan sore hari, keduanya sama-sama memiliki manfaatnya bagi tubuh.

Berikut adalah penjelasan mengenai manfaatnya: 

1. Jogging di pagi hari 

Jogging di pagi hari memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan:

  • Kelebihan:
    • Udara lebih segar dan bersih.
    • Dapat meningkatkan metabolisme tubuh sepanjang hari.
    • Memberikan energi positif untuk memulai hari.
  • Kekurangan:
    • Membutuhkan persiapan lebih awal.
    • Otot mungkin masih kaku setelah tidur.
    • Tingkat polusi mungkin lebih tinggi di jam-jam sibuk.

Jika memilih jogging di pagi hari, pastikan untuk melakukan pemanasan yang cukup untuk menghindari cedera otot. Selain itu, perhatikan kondisi udara dan tingkat polusi di sekitar.

2. Jogging di sore hari 

Jogging di sore hari menjadi pilihan banyak orang karena terasa lebih rileks setelah menyelesaikan aktivitas seharian.

Selain itu, banyak orang mulai mencari tahu manfaat lari sore karena waktu ini dianggap ideal untuk meningkatkan kebugaran sambil melepas penat.

Meski begitu, sesi jogging sore tetap punya kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga kamu perlu menyesuaikannya dengan kondisi tubuh dan rutinitas harian.

  • Kelebihan:
    • Otot dan sendi biasanya lebih fleksibel setelah kamu beraktivitas sepanjang hari, sehingga risiko cedera lebih rendah. Ini juga salah satu manfaat lari sore yang banyak dirasakan pemula.
    • Jogging sore dapat membantu menurunkan stres dan ketegangan emosional setelah bekerja. Banyak orang merasakan manfaat lari sore berupa perbaikan mood dan pikiran yang lebih tenang.
    • Waktu cenderung lebih fleksibel karena kamu tidak terburu-buru seperti saat pagi hari.
  • Kekurangan:
    • Polusi udara bisa lebih tinggi pada jam pulang kerja, sehingga dapat mengganggu pernapasan.
    • Cuaca masih cukup panas di beberapa kota, terutama jika kamu mulai jogging di jam 4–5 sore.
    • Jika dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur, aktivitas ini bisa membuat tubuh lebih terjaga dan akhirnya mengganggu kualitas tidur malam.

Jika kamu memilih jogging sore, pastikan untuk memperhatikan hidrasi karena tubuh sudah beraktivitas sejak pagi.

Selain itu, hindari jogging terlalu mepet dengan jam tidur supaya manfaat lari sore benar-benar kamu rasakan tanpa mengganggu ritme istirahat.

Dengan pengaturan waktu yang tepat, manfaat lari sore bisa sangat maksimal untuk kesehatan fisik maupun mentalmu.

Manfaat Lari Sore yang Perlu Diketahui

Lari sore menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan, menjadikannya pilihan olahraga yang baik untuk banyak orang.

Selain membantu menjaga berat badan ideal, lari sore juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

Salah satu manfaat utama lari sore adalah kemampuannya dalam mengurangi stres.

Aktivitas fisik ini memicu pelepasan endorfin, yaitu senyawa kimia di otak yang bertindak sebagai pereda nyeri alami dan peningkat suasana hati.

Dengan rutin berlari sore, seseorang dapat merasa lebih rileks dan mengurangi tingkat stres yang dialaminya.

Selain itu, lari sore juga dapat meningkatkan kualitas tidur. Olahraga teratur, termasuk lari sore, membantu mengatur siklus tidur-bangun tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terlelap dan tidur lebih nyenyak di malam hari.

Ini sangat penting, mengingat tidur yang cukup dan berkualitas berperan besar dalam menjaga kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, aktivitas fisik seperti lari sore, setidaknya 30 menit setiap hari, dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Sport and Health Science menunjukkan bahwa olahraga sore dapat meningkatkan performa atletik karena suhu tubuh yang lebih tinggi dan fungsi otot yang lebih optimal dibandingkan pagi hari.

Berikut adalah beberapa manfaat lari sore yang perlu diketahui:

  • Meningkatkan kesehatan jantung: Lari sore dapat membantu memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah.
  • Membantu menurunkan berat badan: Lari sore dapat membakar kalori dan membantu menurunkan berat badan.
  • Mengurangi stres: Lari sore dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Lari sore dapat membantu mengatur siklus tidur-bangun tubuh dan meningkatkan kualitas tidur.
  • Meningkatkan energi: Lari sore dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu Terbaik Jogging

Selain preferensi pribadi, ada beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi waktu terbaik untuk jogging:

  • Kondisi Kesehatan: Jika memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter mengenai waktu terbaik untuk berolahraga.
  • Obat-obatan: Beberapa obat dapat memengaruhi performa olahraga. Konsultasikan dengan dokter jika sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
  • Pola Tidur: Sesuaikan waktu jogging dengan pola tidur agar tidak mengganggu kualitas istirahat.
  • Nutrisi: Perhatikan asupan makanan dan minuman sebelum dan sesudah jogging untuk menjaga energi dan mempercepat pemulihan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Jogging 

Sebelum memulai jogging, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk memastikan aktivitas ini aman dan efektif seperti:

1. Berdiskusi dengan dokter

Jika kamu memiliki masalah kesehatan seperti masalah jantung, tekanan darah tinggi atau masalah sendi penting untuk mendiskusikannya dengan dokter sebelum memulai program jogging.

Dokter dapat memberikan saran khusus tentang sejauh mana kamu dapat berlari dan apa yang perlu diperhatikan.

2. Pemanasan

Sebelum mulai jogging, penting untuk melakukan pemanasan termasuk melakukan peregangan untuk mempersiapkan otot.

Pemanasan membantu menghindari cedera dan meningkatkan fleksibilitas otot Anda.

3. Gunakan pakaian dan sepatu yang tepat

Kenakan pakaian yang sesuai untuk lari, seperti pakaian yang dapat menyerap keringat. Pastikan juga untuk mengenakan sepatu lari yang sesuai dengan bentuk kaki. Sebab, sepatu yang sesuai sangat penting untuk menghindari cedera dan ketidaknyamanan saat jogging.

Peralatan Penting untuk Jogging

Meskipun jogging adalah olahraga yang minim peralatan, beberapa perlengkapan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

1. Sepatu lari yang tepat

Investasi terpenting dalam jogging adalah sepatu lari yang tepat:

  • Pilih sepatu yang sesuai dengan jenis kaki (pronasi normal, berlebihan, atau kurang).
  • Pertimbangkan medan lari (aspal atau trail) untuk mencegah cedera.

2. Pakaian yang nyaman

Pakaian yang nyaman dapat membuat perbedaan besar dalam pengalaman joggingmu:

  • Gunakan pakaian ringan berbahan penyerap keringat seperti poliester atau spandeks, bukan katun.
  • Pakaian yang tepat membantu menjaga tubuh tetap kering dan nyaman.

3. Aksesori pelengkap

Beberapa aksesori dapat sangat membantu selama jogging:

  • Topi dan kacamata hitam untuk melindungi dari sinar matahari.
  • Running belt atau armband untuk membawa ponsel atau kunci.
  • Smartwatch untuk melacak progres lari.

Kesimpulan

Menentukan waktu terbaik untuk jogging sangat bergantung pada preferensi pribadi, kondisi tubuh, dan gaya hidup.

Baik jogging di pagi maupun sore hari memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Satu hal yang terpenting adalah melakukan jogging secara teratur dan memperhatikan tips keamanan untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan.

Konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi kesehatan kamu.



Sumber : halodoc.com

Kamis, 19 Februari 2026

Cara Aman Bersihkan Telinga Kotor Agar Tidak Tersumbat

Cara Aman Bersihkan Telinga Kotor Agar Tidak Tersumbat

Kamis, 19 Februari 2026

Telinga Kotor? Ini Cara Aman Bersihkan & Cegah!


Telinga Kotor: Penyebab, Gejala, dan Cara Aman Membersihkannya


Telinga kotor, atau penumpukan serumen, adalah kondisi umum yang dapat memengaruhi pendengaran dan kesehatan telinga. Serumen atau lilin telinga sebenarnya memiliki fungsi penting untuk melindungi saluran telinga dari debu, bakteri, dan kotoran lainnya. Namun, jika menumpuk berlebihan atau dibersihkan dengan cara yang salah, serumen bisa menyebabkan sumbatan, gangguan pendengaran sementara, atau bahkan infeksi. Memahami penyebab dan cara membersihkan telinga yang aman sangat krusial untuk menjaga kesehatan pendengaran seseorang.

Apa Itu Telinga Kotor?


Telinga kotor merujuk pada kondisi penumpukan serumen di dalam saluran telinga. Serumen diproduksi secara alami oleh kelenjar di saluran telinga bagian luar. Komposisinya adalah campuran lemak, sel kulit mati, dan kotoran.

Normalnya, serumen akan bergerak keluar secara alami karena gerakan rahang saat mengunyah atau berbicara. Namun, jika produksi serumen berlebihan atau proses pembersihan alami terganggu, serumen dapat mengeras dan menyumbat saluran telinga, kondisi ini dikenal sebagai serumen prop.

Gejala Telinga Kotor yang Perlu Diwaspadai


Penumpukan telinga kotor yang berlebihan seringkali menimbulkan beberapa gejala yang mengganggu. Gejala ini bisa bervariasi tingkat keparahannya, tergantung pada seberapa banyak serumen yang menumpuk. Penting untuk mengenali tanda-tandanya agar penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin.

Berikut adalah beberapa gejala umum yang mungkin dirasakan:

  • Rasa penuh atau tersumbat di telinga, seolah ada sesuatu yang mengganjal.
  • Penurunan pendengaran yang bisa terjadi secara bertahap atau tiba-tiba.
  • Telinga terasa gatal atau nyeri, terutama jika ada iritasi.
  • Tinnitus, yaitu sensasi berdenging atau suara lain di telinga.
  • Pusing atau vertigo, meskipun jarang, bisa terjadi pada kasus yang parah.
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh, karena serumen dapat merangsang saraf vagus di telinga.

Penyebab Telinga Kotor Menumpuk Berlebihan


Beberapa faktor dapat menyebabkan telinga kotor menumpuk hingga menimbulkan masalah. Memahami penyebab ini dapat membantu seseorang mencegah penumpukan di kemudian hari. Tidak selalu karena kurangnya kebersihan, penumpukan serumen seringkali berkaitan dengan mekanisme tubuh dan kebiasaan.

Penyebab utama telinga kotor berlebih (serumen prop) meliputi:

  • Produksi Berlebih: Tubuh beberapa individu secara alami memproduksi serumen lebih banyak dari yang dibutuhkan. Kondisi ini bisa bersifat genetik.
  • Pembersihan yang Salah: Menggunakan cotton bud atau benda tajam lainnya untuk membersihkan telinga justru mendorong serumen lebih dalam. Hal ini membuat serumen semakin sulit keluar dan cenderung menumpuk.
  • Faktor Lain:
    • Penggunaan alat bantu dengar atau earplug yang sering dapat menghalangi keluarnya serumen secara alami.
    • Saluran telinga yang sempit atau memiliki bentuk tidak biasa dapat membuat serumen lebih mudah terjebak.
    • Rambut telinga yang banyak atau tebal juga bisa memerangkap serumen.
    • Kondisi kulit tertentu seperti eksim di area telinga dapat memengaruhi produksi dan pergerakan serumen.

Cara Aman Mengatasi Telinga Kotor


Membersihkan telinga kotor harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari cedera atau memperparah kondisi. Sebagian besar kasus telinga kotor dapat ditangani dengan metode yang aman di rumah. Namun, perlu diingat untuk tidak mencoba metode yang tidak direkomendasikan.

Berikut adalah cara aman membersihkan telinga:

  • Biarkan Alami: Gerakan rahang saat mengunyah, berbicara, atau menguap umumnya sudah cukup untuk membantu serumen bergerak keluar dari saluran telinga. Serumen yang sudah kering akan luruh dengan sendirinya.
  • Bersihkan Bagian Luar Saja: Gunakan kain lembut atau kapas basah untuk membersihkan area luar telinga setelah mandi. Fokus pada lipatan telinga dan daun telinga, tanpa memasukkan benda apa pun ke dalam saluran.
  • Hindari Benda Tajam: Jauhi penggunaan cotton bud, penjepit, korek kuping logam, atau benda tajam lainnya di dalam saluran telinga. Benda-benda ini dapat mendorong serumen lebih dalam, melukai gendang telinga, atau menyebabkan infeksi.
  • Obat Tetes Telinga: Untuk kasus telinga kotor yang lebih persisten, obat tetes telinga pelunak serumen yang dijual bebas dapat digunakan. Obat tetes ini membantu melunakkan serumen sehingga lebih mudah keluar secara alami. Ikuti petunjuk penggunaan dengan cermat.

Kapan Harus Segera Periksa ke Dokter THT?


Meskipun sebagian besar telinga kotor dapat ditangani di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis profesional. Jika seseorang mengalami gejala yang parah atau metode pembersihan mandiri tidak efektif, konsultasi dengan dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) sangat dianjurkan.

Segera temui dokter THT jika mengalami:

  • Sumbatan telinga yang parah dan tidak membaik dengan obat tetes telinga.
  • Nyeri telinga yang intens, tidak kunjung reda, atau semakin parah.
  • Adanya gejala infeksi, seperti keluarnya cairan dari telinga, demam, atau bau tidak sedap.
  • Penurunan pendengaran yang mendadak atau signifikan.
  • Pusing atau vertigo yang berulang.
  • Riwayat perforasi gendang telinga atau operasi telinga sebelumnya.

Dokter THT dapat melakukan prosedur pembersihan telinga yang aman dan efektif. Prosedur tersebut meliputi irigasi (pembilasan telinga dengan air hangat), penyedotan (suction), atau penggunaan alat khusus untuk mengangkat serumen secara manual.

Pencegahan Telinga Kotor Berulang


Mencegah penumpukan telinga kotor jauh lebih baik daripada mengobatinya. Beberapa langkah sederhana dapat diambil untuk mengurangi risiko penumpukan serumen yang berlebihan. Kebiasaan perawatan telinga yang baik adalah kunci.

Langkah-langkah pencegahan meliputi:

  • Hindari memasukkan benda asing ke dalam telinga, termasuk cotton bud. Biarkan telinga membersihkan dirinya secara alami.
  • Bersihkan hanya area luar telinga dengan kain lembut setelah mandi.
  • Jika memiliki riwayat produksi serumen berlebih, pertimbangkan untuk menggunakan obat tetes telinga pelunak serumen secara berkala sesuai anjuran dokter.
  • Lakukan pemeriksaan telinga rutin ke dokter THT, terutama jika sering menggunakan alat bantu dengar atau earplug.


Sumber : halodoc.com