Jogging adalah bentuk olahraga aerobik yang melibatkan lari dengan intensitas kecepatan sedang atau pelan untuk waktu yang lebih lama. Olahraga ini biasanya dilakukan di luar ruangan, seperti taman, lapangan, atau area terbuka lainnya.
Tujuan dari jogging adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik, memperkuat otot-otot tubuh, serta meningkatkan daya tahan dan kesehatan jantung.
Kebanyakan orang beranggapan jogging paling baik dilakukan di pagi hari. Sebagian lainnya berpikiran kalau aktivitas fisik ini sebaiknya di sore hari. Lantas, mana waktu terbaik sebenarnya?
Waktu Terbaik untuk Olahraga Jogging
Sebenarnya olahraga jogging bisa kamu lakukan pagi dan sore hari, keduanya sama-sama memiliki manfaatnya bagi tubuh.
Berikut adalah penjelasan mengenai manfaatnya:
1. Jogging di pagi hari
Jogging di pagi hari memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan:
- Kelebihan:
- Udara lebih segar dan bersih.
- Dapat meningkatkan metabolisme tubuh sepanjang hari.
- Memberikan energi positif untuk memulai hari.
- Kekurangan:
- Membutuhkan persiapan lebih awal.
- Otot mungkin masih kaku setelah tidur.
- Tingkat polusi mungkin lebih tinggi di jam-jam sibuk.
Jika memilih jogging di pagi hari, pastikan untuk melakukan pemanasan yang cukup untuk menghindari cedera otot. Selain itu, perhatikan kondisi udara dan tingkat polusi di sekitar.
2. Jogging di sore hari
Jogging di sore hari menjadi pilihan banyak orang karena terasa lebih rileks setelah menyelesaikan aktivitas seharian.
Selain itu, banyak orang mulai mencari tahu manfaat lari sore karena waktu ini dianggap ideal untuk meningkatkan kebugaran sambil melepas penat.
Meski begitu, sesi jogging sore tetap punya kelebihan dan kekurangannya sendiri, sehingga kamu perlu menyesuaikannya dengan kondisi tubuh dan rutinitas harian.
- Kelebihan:
- Otot dan sendi biasanya lebih fleksibel setelah kamu beraktivitas sepanjang hari, sehingga risiko cedera lebih rendah. Ini juga salah satu manfaat lari sore yang banyak dirasakan pemula.
- Jogging sore dapat membantu menurunkan stres dan ketegangan emosional setelah bekerja. Banyak orang merasakan manfaat lari sore berupa perbaikan mood dan pikiran yang lebih tenang.
- Waktu cenderung lebih fleksibel karena kamu tidak terburu-buru seperti saat pagi hari.
- Kekurangan:
- Polusi udara bisa lebih tinggi pada jam pulang kerja, sehingga dapat mengganggu pernapasan.
- Cuaca masih cukup panas di beberapa kota, terutama jika kamu mulai jogging di jam 4–5 sore.
- Jika dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur, aktivitas ini bisa membuat tubuh lebih terjaga dan akhirnya mengganggu kualitas tidur malam.
Jika kamu memilih jogging sore, pastikan untuk memperhatikan hidrasi karena tubuh sudah beraktivitas sejak pagi.
Selain itu, hindari jogging terlalu mepet dengan jam tidur supaya manfaat lari sore benar-benar kamu rasakan tanpa mengganggu ritme istirahat.
Dengan pengaturan waktu yang tepat, manfaat lari sore bisa sangat maksimal untuk kesehatan fisik maupun mentalmu.
Manfaat Lari Sore yang Perlu Diketahui
Lari sore menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan, menjadikannya pilihan olahraga yang baik untuk banyak orang.
Selain membantu menjaga berat badan ideal, lari sore juga dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
Salah satu manfaat utama lari sore adalah kemampuannya dalam mengurangi stres.
Aktivitas fisik ini memicu pelepasan endorfin, yaitu senyawa kimia di otak yang bertindak sebagai pereda nyeri alami dan peningkat suasana hati.
Dengan rutin berlari sore, seseorang dapat merasa lebih rileks dan mengurangi tingkat stres yang dialaminya.
Selain itu, lari sore juga dapat meningkatkan kualitas tidur. Olahraga teratur, termasuk lari sore, membantu mengatur siklus tidur-bangun tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terlelap dan tidur lebih nyenyak di malam hari.
Ini sangat penting, mengingat tidur yang cukup dan berkualitas berperan besar dalam menjaga kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, aktivitas fisik seperti lari sore, setidaknya 30 menit setiap hari, dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.
Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Sport and Health Science menunjukkan bahwa olahraga sore dapat meningkatkan performa atletik karena suhu tubuh yang lebih tinggi dan fungsi otot yang lebih optimal dibandingkan pagi hari.
Berikut adalah beberapa manfaat lari sore yang perlu diketahui:
- Meningkatkan kesehatan jantung: Lari sore dapat membantu memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah.
- Membantu menurunkan berat badan: Lari sore dapat membakar kalori dan membantu menurunkan berat badan.
- Mengurangi stres: Lari sore dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
- Meningkatkan kualitas tidur: Lari sore dapat membantu mengatur siklus tidur-bangun tubuh dan meningkatkan kualitas tidur.
- Meningkatkan energi: Lari sore dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu Terbaik Jogging
Selain preferensi pribadi, ada beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi waktu terbaik untuk jogging:
- Kondisi Kesehatan: Jika memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter mengenai waktu terbaik untuk berolahraga.
- Obat-obatan: Beberapa obat dapat memengaruhi performa olahraga. Konsultasikan dengan dokter jika sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
- Pola Tidur: Sesuaikan waktu jogging dengan pola tidur agar tidak mengganggu kualitas istirahat.
- Nutrisi: Perhatikan asupan makanan dan minuman sebelum dan sesudah jogging untuk menjaga energi dan mempercepat pemulihan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Jogging
Sebelum memulai jogging, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk memastikan aktivitas ini aman dan efektif seperti:
1. Berdiskusi dengan dokter
Jika kamu memiliki masalah kesehatan seperti masalah jantung, tekanan darah tinggi atau masalah sendi penting untuk mendiskusikannya dengan dokter sebelum memulai program jogging.
Dokter dapat memberikan saran khusus tentang sejauh mana kamu dapat berlari dan apa yang perlu diperhatikan.
2. Pemanasan
Sebelum mulai jogging, penting untuk melakukan pemanasan termasuk melakukan peregangan untuk mempersiapkan otot.
Pemanasan membantu menghindari cedera dan meningkatkan fleksibilitas otot Anda.
3. Gunakan pakaian dan sepatu yang tepat
Kenakan pakaian yang sesuai untuk lari, seperti pakaian yang dapat menyerap keringat. Pastikan juga untuk mengenakan sepatu lari yang sesuai dengan bentuk kaki. Sebab, sepatu yang sesuai sangat penting untuk menghindari cedera dan ketidaknyamanan saat jogging.
Peralatan Penting untuk Jogging
Meskipun jogging adalah olahraga yang minim peralatan, beberapa perlengkapan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
1. Sepatu lari yang tepat
Investasi terpenting dalam jogging adalah sepatu lari yang tepat:
- Pilih sepatu yang sesuai dengan jenis kaki (pronasi normal, berlebihan, atau kurang).
- Pertimbangkan medan lari (aspal atau trail) untuk mencegah cedera.
2. Pakaian yang nyaman
Pakaian yang nyaman dapat membuat perbedaan besar dalam pengalaman joggingmu:
- Gunakan pakaian ringan berbahan penyerap keringat seperti poliester atau spandeks, bukan katun.
- Pakaian yang tepat membantu menjaga tubuh tetap kering dan nyaman.
3. Aksesori pelengkap
Beberapa aksesori dapat sangat membantu selama jogging:
- Topi dan kacamata hitam untuk melindungi dari sinar matahari.
- Running belt atau armband untuk membawa ponsel atau kunci.
- Smartwatch untuk melacak progres lari.
Kesimpulan
Menentukan waktu terbaik untuk jogging sangat bergantung pada preferensi pribadi, kondisi tubuh, dan gaya hidup.
Baik jogging di pagi maupun sore hari memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Satu hal yang terpenting adalah melakukan jogging secara teratur dan memperhatikan tips keamanan untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi kesehatan kamu.
Sumber : halodoc.com

